27/02/26

Meraih Kemuliaan di Bulan Ramadhan dengan Tadarus Al-Qur’an

Pada bulan Ramadhan, sebaiknya kita lebih banyak lagi dalam membaca kitab suci Al-Qur’an bila dibanding dengan di bulan lainnya. Hal ini perlu kita lakukan agar mendapatkan banyak keutamaan di bulan suci ini. Selain membaca, kita juga perlu mempelajari, memahami kandungan Al-Qur’an, dan mengambil pelajaran di dalamnya. Cara yang seperti ini dinamakan sebagai tadarus Al-Qur’an.

Kegiatan tadarus Al-Qur’an pada malam Ramadhan biasanya dilakukan di masjid-masjid atau mushala. Kegiatan ini bagus sekali dan perlu untuk terus ditingkatkan agar kita semakin cinta terhadap Al-Qur’an dan kian memahami isi kandungan Al-Qur’an, sehingga banyak mengambil pelajaran dari kitab suci Al-Qur’an. Hal ini sangat penting karena Al-Qur’an adalah pedoman hidup nomor satu bagi kita kaum Muslimin.

Selain tadarus Al-Qur’an di masjid, pada saat di rumah pun hendaknya kita juga perlu untuk membaca Al-Qur’an. Berkaitan dengan pentingnya untuk membaca Al-Qur’an ini, marilah kita perhatikan sebuah hadits, yakni dari Anas RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

“Perbanyaklah membaca Al-Qur’an di rumahmu, sesungguhnya di dalam rumah yang tak ada orang membaca Al-Qur’an, akan sedikit sekali dijumpai kebaikan di rumah itu, dan akan banyak keburukan, serta penghuninya selalu merasa sempit dan susah.” (HR. Daruquthni).

“Hendaklah kamu beri nur (cahaya) rumah tanggamu dengan sembahyang dan dengan membaca Al-Qur’an.” (HR. Baihaqi).

Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW memerintahkan untuk membaca Al-Qur’an di rumah kita masing-masing agar para penghuni rumah senantiasa dalam kebaikan, tidak merasa sempit dan susah. Membaca Al-Qur’an di rumah juga menjadikan rumah tangga yang kita bangun mendapatkan cahaya dari Allah SWT. Perintah ini memang tidak khusus pada bulan Ramadhan saja, akan tetapi alangkah lebih baik jika di bulan Ramadhan --yang penuh dengan keutamaan-- kita semakin memperbanyak untuk membaca Al-Qur’an di rumah kita.

Tidak hanya di rumah, ketika istirahat dalam sebuah perjalanan, seusai shalat Dzuhur di tempat kerja, atau ketika menunggu sesuatu, misalnya, alangkah indahnya jika kita juga memanfaatkannya dengan membaca Al-Qur’an.


Adab Ketika Membaca Al-Qur’an

Di dalam membaca Al-Qur’an, ada beberapa adab yang harus kita perhatikan, sebagai berikut:

  1. Sebelum membaca Al-Qur’an hendaknya berwudhu dahulu agar suci karena Al-Qur’an adalah firman Allah SWT Yang Mahasuci. Demikian pula badan, pakaian, dan tempat yang digunakan untuk membaca Al-Qur’an hendaknya suci dari najis.
  2. Pada saat mengambil Al-Qur’an, hendaknya dengan tangan kanan dan membawanya dengan kedua tangan; bukan ditenteng atau bahasa Jawanya di-cangking.
  3. Diusahakan membaca Al-Qur’an dengan menghadap kiblat.
  4. Membaca Al-Qur’an dengan mulut bersih atau tidak sambil makan. Dalam sebuah kegiatan tadarus Al-Qur’an di masjid, penulis pernah melihat ada orang sambil merokok ketika menyimak temannya sedang membaca Al-Qur'an. Sungguh, perilaku seperti ini harus dihindari.
  5. Sebelum membaca, sunnah hukumnya membaca ta’awudz (أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ); a’udzu billâhi minasy-syaithânir-rajîm (aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk) terlebih dahulu.
  6. Hendaknya membaca Al-Qur’an dengan tartil. Bagi yang sudah mengerti dan memahami maksud ayat-ayat Al-Qur’an, hendaknya membaca Al-Qur’an dengan tenang dan mengambil pelajaran dari ayat-ayat yang sedang dibacanya.

Demikianlah adab membaca Al-Qur’an yang perlu untuk kita perhatikan, sehingga kita dapat membaca kitab suci kita ini dengan hati yang khusyuk dan mendapatkan banyak keutamaan. Aamiin….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar